MULTI-CHANNEL

Di mana pun
pelanggan kamu nongkrong, kami ada di sana.

Widget web, bot Telegram, SDK native iOS/Android, REST API, webhook. Lima channel, satu inbox, satu AI.

Nyalakan hanya yang kamu butuhkan. Tambah lagi kapan pun sudah siap.

Lima pintu masuk, satu percakapan satu keluar.

Setiap channel berbagi inbox yang sama, AI yang sama, basis pengetahuan yang sama. Aktifkan yang mana pun sesuai tempat pelanggan kamu sebenarnya berada.

Web Widget

Dua baris JavaScript. Berfungsi di situs mana pun — React, WordPress, halaman HTML polos, apa pun itu.

Cara kerjanya

  1. 1Salin snippet embed situs kamu dari Pengaturan → Channel → Web.
  2. 2Tempelkan tepat sebelum </body>. Cuma dua baris.
  3. 3Refresh. Bubble chat muncul di kanan bawah.
  4. 4Opsional: kirim info pengguna supaya AI tahu siapa yang sedang mengobrol.
Paling cocok untuk: Aplikasi SaaS, e-commerce, situs marketing — di mana pun pengguna sudah ada di halamanmu.
HTML
<script>
  window.LaneChat = { site_id: "sc_8a2f...1b" };
</script>
<script async src="https://lane.chat/w.js"></script>
Dengan info pengguna (opsional)
window.LaneChat = {
  site_id: "sc_8a2f...1b",
  user: { id: "u_123", name: "Alex", email: "[email protected]" },
  locale: "id"
};

TelegramKELAS SATU

Dua sisi Telegram sekaligus — bot yang menghadap pelanggan dan group-mirror untuk komunitas yang sudah kamu jalankan.

Cara kerjanya

  1. 1Ambil bot token dari @BotFather.
  2. 2Tempelkan di Pengaturan → Channel → Telegram.
  3. 3Pengguna DM bot kamu — atau tambahkan ke grup dan kami cerminkan thread-nya ke inbox kamu.
  4. 4Balas dari web app Lane.Chat; pengguna melihatnya di Telegram.
Paling cocok untuk: Komunitas kripto, gaming, dan kreator yang sudah menjadikan Telegram markas mereka — plus group-mirror untuk dukungan tim.
Setup
BotFather → /newbot
→ LaneChat_Demo_Bot
→ 7123456789:AAH...z8

Tempel token di
Pengaturan → Channel → Telegram
Kirim dari backend
POST /api/v1/telegram/send
{
  "chat_id": 6012345678,
  "text": "Pesanan kamu baru saja dikirim."
}

iOS / Android SDK

SDK native iOS dan Android dengan push, antrean offline, dan tampilan yang serasi dengan aplikasi kamu.

Cara kerjanya

  1. 1Tambahkan LaneChatKit lewat SPM atau Gradle.
  2. 2Panggil configure() saat aplikasi dibuka, sertakan app ID dan info pengguna.
  3. 3Tampilkan chat di mana saja — layar penuh, modal, atau tertanam.
  4. 4Daftarkan token APNs/FCM supaya balasan tetap masuk lewat push meski aplikasi tertutup.
  5. 5Kirim lampiran, pesan suara, dan tanda sudah dibaca secara native.
Paling cocok untuk: Aplikasi mobile yang ingin pengalaman bantuan in-app beneran, bukan webview tersembunyi.
Swift
import LaneChatKit

LaneChat.configure(
  appId: "app_1f9c...",
  user: .init(id: "u_123", name: "Alex")
)

// Panggil ini dari tombol "Bantuan" kamu
LaneChat.present(from: self)
Kotlin
LaneChat.configure(
  context = applicationContext,
  appId = "app_1f9c...",
  user = User("u_123", "Alex")
)

LaneChat.present(activity)

REST API

REST API yang bersih untuk apa pun yang belum punya channel khusus.

Cara kerjanya

  1. 1Buat API key di Pengaturan → Developer.
  2. 2Pasang SDK (Node, Python, Go) atau langsung panggil endpoint REST.
  3. 3Kirim pesan, streaming balasan AI kembali lewat SSE.
  4. 4Catat panggilan tool, alih tugas, dan pemakaian token di dashboard.
Paling cocok untuk: Bot back-office, agen suara, dan di mana pun kamu butuh akses programatik tanpa UI.
curl
curl https://api.lane.chat/v1/messages \
  -H "Authorization: Bearer lc_live_..." \
  -H "Content-Type: application/json" \
  -d '{
    "conversation_id": "cv_8a2f",
    "role": "user",
    "content": "Pesanan saya di mana?",
    "stream": true
  }'
Node SDK
import LaneChat from 'lane-chat';

const lane = new LaneChat({ apiKey: process.env.LANE_KEY });

const reply = await lane.messages.create({
  conversation_id: 'cv_8a2f',
  content: 'What\'s my order status?'
});

Webhook

Kami hubungi endpoint kamu tepat saat sesuatu terjadi. Cocok untuk dialirkan ke stack kamu sendiri.

Cara kerjanya

  1. 1Tambahkan URL endpoint kamu di Pengaturan → Developer → Webhook.
  2. 2Kami POST event (message.created, conversation.closed, handover, dll.) dalam bentuk JSON.
  3. 3Verifikasi header X-Lane-Signature dengan webhook secret kamu.
  4. 4Balas 2xx dalam 10 detik. Kami retry dengan backoff kalau tidak.
Paling cocok untuk: Mengalirkan percakapan ke CRM, data warehouse analitik, atau channel Slack internal kamu.
Yang kami POST ke kamu
POST https://your-app.com/webhooks/lane
X-Lane-Signature: t=1713340800,v1=3f7d...

{
  "event": "message.created",
  "conversation_id": "cv_8a2f",
  "channel": "telegram",
  "message": {
    "role": "user",
    "content": "Hai, pembayaran saya gagal.",
    "created_at": 1713340800
  }
}
Verifikasi tanda tangannya
import crypto from "node:crypto";

const sig = req.headers["x-lane-signature"];
const [, ts, v1] = sig.match(/t=(\d+),v1=(\w+)/);
const mac = crypto.createHmac("sha256", SECRET)
  .update(`${ts}.${rawBody}`).digest("hex");

if (mac !== v1) return res.status(401).end();

Channel mana yang cocok untuk kebutuhanmu?

Belum yakin mau mulai dari mana? Ini rangkuman jujur soal kelebihan tiap channel.

Kemampuan Web Telegram App API Webhook
Teks dua arah Hanya terima
Gambar, file, suara Push URL
Kartu & tombol interaktif JSON mentah
Notifikasi push Hanya saat tab terbuka APNs/FCM
Broadcast / kampanye Batch API
Alih tugas AI → manusia Callback event
Waktu setup 5 menit 2 menit Setengah hari 1 jam 10 menit
Biaya Gratis Gratis Gratis Berbasis pemakaian Gratis

Pilih satu channel.
Atau sambungkan semua semuanya.

Paket gratis, tanpa kartu kredit. Tambahkan channel pertamamu dalam kurang dari lima menit.

Mulai gratis Lihat harga